budi daya ayam petelur
Dalam ternak ayam petelur, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah memilih ayam ras petelur unggul. Ayam ras petelur yang unggul untuk dibudidayakan harus mempertimbangkan beberapa hal, diantaranya adalah:
Produksi telur ayam harus tinggi.
Kualitas telur yang bagus.
Ayam petelur berasal dari bibit yang diketahui
keunggulannya.
Ayam cepat mencapai usia dewasa kelamin, hanya dalam waktu
18-20 minggu.
Ukuran telur normal, dengan size 60-65 g.
Bebas dari sifat mengeram.
Tidak mudah stress.
Konversi pakan ayam petelur yang rendah.
Pertumbuhan dan perkembangan normal dan relatif cepat.
Harga DOC bersaing (Day Old Chicken).
Kemampuan adaptasi ayam terhadap lingkungan tinggi.
Kondisi fisik ayam sesuai dengan kondisi cuaca ditempat
budidaya ayam petelur.
Penyiapan bibit ayam petelur harus berkriteria baik.
Kriteria bibit ayam petelur yang baik dapat adalah:
1. Konversi Ransum.
Yang dimaksud dengan konversi ransum yaitu perbandingan
antara ransum yang dihabiskan ayam dengan telur yang bisa dihasilkan oleh ayam.
Konversi ransum bisa disebut dengan ransum per kilogram telur.
Ayam yang baik dapat makan sejumlah ransum serta dapat
menghasilkan telur yang lebih banyak/lebih besar dari ransum yang telah
dimakannya. Bila konversi ini tidak sesuai (ayam makan terlalu banyak dan
bertelur sedikit), maka hal ini merupakan cermin buruk bagi ayam itu.
2. Produksi Telur.
Produksi telur harus menjadi perhatian utama pada budidaya
ayam petelur. Bibit yang dipilih harus bibit yang dapat memproduksi telur banyak.
Produksi ini juga harus mempertimbangkan konversi ransum.
Konversi ransum harus sesuai agar tidak merugikan pelaku usaha ternak ayam
petelur.
3. Prestasi Bibit Dilapangan/Dipeternakan.
Prestasi bibit dilapangan/dipeternakan dapat dilihat
berdasarkan kemampuan konversi ransum, produksi telur, dan kemampuan ayam untuk
bertelur.
Contoh prestasi beberapa jenis bibit ayam petelur dapat
dilihat pada data di bawah ini.
Strain
Tipe Ayam petelur Warna
Bulu Produksi Telur
(Butir/tahun)
Ransum
Babcock B-300 v Ringan Putih 265
– 275 1,82 kg/dosin telur
Dekalb Xl-Link Ringan Putih 255
– 280 1,8-2,0 kg/dosin telur
Hisex white Ringan Putih 287
– 390 1,89 gram/dosin telur
H & W nick Ringan Putih 270
– 275 1,7-1,9 kg/dosin telur
Hubbarb leghorn Ringan Putih 258
– 262 1,8-1,86 kg/dosin telur
Ross white Ringan Putih 275
– 280 1,9 kg/dosin telur
Shaver S 288 Ringan Putih 280
– 285 1,7-1,9 kg/dosin telur
Babcock B 380 Medium Cokelat 260 – 275 1,9
kg/dosin telur
Hisex brown Medium Cokelat 270 – 275 1,98
kg/dosin telur
Hubbarb golden cornet Medium Cokelat 255 – 265 1,24-1,3
kg/dosin telur
Ross Brown Medium Cokelat 268 – 273 2,0
kg/dosin telur.
Shaver star cross 579 Medium Cokelat 263 – 268 2,0-2,08
kg/dosin telur
Warren sex sal link Medium Cokelat 275 – 280 2,04
kg/dosin telur

Comments
Post a Comment